LINUX FEDORA
Fauzan Ayub
X.1
Artikel Linux Fedora
Fedora (/fɪˈdɒr.ə/) (sebelumnya bernama Fedora Core,
kadang-kadang disebut juga dengan Fedora Linux) adalah sebuah distro Linux
berbasis RPM dan yum yang dikembangkan oleh Fedora Project yang didukung oleh
komunitas pemrogram serta disponsori oleh Red Hat. Nama Fedora berasal dari
karakter fedora yang digunakan di logo Red Hat. Pada rilis 1 sampai 6 distro
ini bernama Fedora Core yang kemudian berubah menjadi Fedora pada rilis ke-7.
Fedora dikenal di dunia Linux sebagai sebuah distro yang menjadi pioneer dalam
penggunaan teknologi terkini dan merupakan distro yang digunakan oleh Linus
Torvalds.[5]
Salah satu visi utama Fedora tidak hanya mengandung
software dibawah lisensi software open source dan gratis, tetapi juga menjadi
teknologi yang mutakhir.[6][7] Pengembang fedora lebih membuat perubahan yang
signifikan daripada hanya memperbaiki khususnya untuk bahwa update Fedora dapat
digunakan oleh semua Linux.[8]
Dibandingkan dengan kebanyakan sistem operasi Non-Linux,
Fedora memiliki siklus kehidupan yang singkat. Versi X dipertahankan hanya satu
bulan sampai versi X+2 diluncurkan. Dengan hanya selisih 6 bulan , dan periode
perawatan hanya 13 bulan setiap versinya..[9] Ini dapat membawa permasalahan
yang mungkin menggunakan versi Fedora tertentu untuk pengembangan produknya
(ex, embedded systems) di mana dukungan jangka panjang lebih penting daripada
memelihara software revisi termukhtakir.
Pada tahun 2008, Linus Torvalds, pemilik dari Linux
kernel, mengatakan bahwa dia menggunakan Fedora karena Fedora memiliki dukungan
yang cukup bagus untuk arsitektur prosesor PowerPC, yang dia rasakan setiap
waktu.[10]
Menurut DistroWatch, Fedora adalah sistem operasi ketiga
yang paling populer di bulan Juni 2011, di belakang Ubuntu dan Mint, dan
menjadi distribusi linux RPM yang paling populer.[11] Bagi Red Hat, Fedora
merupakan ajang percobaan utuk menghasilkan distro Red Hat Enterprise Linux
(RHEL) yang stabil, rilis-rilis RHEL dikembangkan dari versi Fedora.[12]
Nama Fedora berasal dari Fedora Linux, proyek sukarela
yang mengembangkan perangkat lunak tambahan untuk distro Red Hat Linux, dan
dari karakteristik fedora (topi kulit) yang digunakan dalam logo Red Hat
("Shadowman"). Fedora Linux akhirnya diserap ke dalam Fedora
Project.[13] Fedora adalah merek dagang dari Red Hat, walaupun hal ini pernah
disengketakan oleh para pencipta repositori perangkat lunak Fedora, namun
masalahnya telah diselesaikan.[14]
Fitur Fedora
Distribusi
PackageKit, paket manager utama dari Fedora
Fedora Project mendistribusikan Fedora dengan cara yang
berbeda-beda:[15]
Fedora DVD/CD set – DVD atau CD yang memiliki semua paket
yang diberikan oleh Fedora;
Live CD – CD atau DVD yang berformat images yang dapat membuat
Live CD atau booting dari Flash Disk dan pemilihan untuk menginstall di hard
disk;
Minimal CD – digunakan untuk menginstall Fedora melalui
HTTP. FTP, atau NFS,[16]
Fedora Project juga mendristribusikan beberapa variant
tertentu dari Fedora yang disebut Fedora Spins.[17] Fedora Spins diciptakan
dari kumpulan software spesific dan memiliki kombinasi dari software untuk
kebutuhan tertentu dari pengguna. Fedora Spins dikembangkan oleh kelompok
tertentu dari Fedora Project.[18] Ini juga mungkin dibuat Live CD dengan
menggunakan, UNetbootin.
Paket Ekstra untuk Linux Enterprise (EPEL) adalah
komunitas relawan yang mendukung Fedora project untuk membuat repository dari
paket add-on yang berkualitas tinggi yang mendukung dasar Fedora Red Hat
Enterprise Linux dan spinoff pendukungnya seperti CentOS atau Scientific
Linux.[19]
Manajemen paket software secara umum ditangani oleh yum
utility,[20] Antarmuka grafis, seperti pirut dan pup juga disediakan, begitu
juga dengan puplet, yang menyediakan peringatan visual di panel bila terdapat
update.[20] Paket manajer yum kemudian digantikan oleh DNF sebagai paket
manajer bawaan pada sistem Fedora. DNF sebagai suksesor yum memudahkan
pengurusan paket secara otomatis dengan melakukan pengecekan dependensi dan
menentukan serta menjalankan tindakan yang dibutuhkan untuk menginstall
paket[21]. apt-rpm (Manajer paket APT yang dikustominasikan dengan RPM) adalah
alternatif dari yum dan DNF, dan pengguna lebih familiar dengan perintah ini
saat menggunakan Debian atau distribusi berdasarkan Debian, di mana apt
digunakan sebagai paket utama.[22] Dan juga, repositori ekstra dapat ditambah
pada sistem, jadi paket yang tidak ada pada Fedora dapat dipasang juga.[23]
Fitur Keamanan
Keamanan adalah salah satu fitur penting di Fedora. Salah
satu fitur yang terdapat pada Fedora adalah Securtiy-Enchance Linux, fitur
Linux yang mengimplementasikan kebijaksanaan keamanan linux, termasuk
pengawasan aksess perintah, melalui Modul keamanan Linux pada Linux kernel.
Fedora adalah salah satu dari distribusi yang memimpin dengan SELinux.[24]
SELinux diperkenalkan pada Fedora Core 2. tetapi ini dinonaktifkan, karena
mengubah secara radikal bagaimana sistem operasi bekerja, tetapi diaktifkan
lagi pada Fedora Core 3 dan diperkenalkan dengan sedikit tepat.[25][26]
Kelebihan Fedora :
1.Distro yang banyak fiture, mapan dan aman
2.Tampilan dekstop memukau
3.Populer di negara maju seperti Amerika
4.Sistem keamanan yang baik, dengan adanya SELinux
(Security-Enhance Linux)
5.Tidak mudah terserang virus seperti di Windows
6.Sudah terdapat Libreoffice yang siap digunakan untuk
perkantoran.
Kekurangan Fedora :
1.Tidak sestabil Debian atau Slacker
2.Tidak semudah Suse atau Mandrake (Mandriva) untuk
penggunaan dekstop
3.Fedora adalah distrubusi untuk umum
4.Multimedia yang kurang (secara default) tidak dapat
memutar dengan format Windows Media, MP3 atau DVD.
Versi
Fedora Core 1 yang asli dirilis dengan Gnome Desktop dan
tema Bluecurve
Fedora 14 akan dipelihara setelah satu bulan dirilis
Fedora 16
Version (Code name)[27] Release[27] End-of-life[28] Kernel[29][a] GNOME[29]
1 (Yarrow) 2003-11-05 2004-09-20 2.4.22 2.4
2 (Tettnang) 2004-05-18 2005-04-11 2.6.5 2.6
3 (Heidelberg) 2004-11-08 2006-01-16 2.6.9 2.8
4 (Stentz) 2005-06-13 2006-08-07 2.6.11 2.10
5 (Bordeaux) 2006-03-20 2007-07-02 2.6.15 2.14
6 (Zod) 2006-10-24 2007-12-07 2.6.18 2.16
7 (Moonshine) 2007-05-31 2008-06-13 2.6.21 2.18
8 (Werewolf) 2007-11-08 2009-01-07 2.6.23 2.20
9 (Sulphur) 2008-05-13 2009-07-10 2.6.25 2.22
10 (Cambridge) 2008-11-25 2009-12-18 2.6.27 2.24
11 (Leonidas) 2009-06-09 2010-06-25 2.6.29 2.26
12 (Constantine) 2009-11-17 2010-12-02 2.6.31 2.28
13 (Goddard) 2010-05-25 2011-06-24 2.6.33 2.30
14 (Laughlin) 2010-11-02 2011-12-08 2.6.35 2.32
15 (Lovelock) 2011-05-24 2012-06-26 2.6.38 3.0
16 (Verne) 2011-11-08 2013-02-12 3.1 3.2
17 (Beefy Miracle) 2012-05-29 2013-07-30 3.3 3.4
18 (Spherical Cow) 2013-01-15 2014-01-14 3.6 3.6
19 (Schrödinger's Cat) 2013-07-02 2015-01-06 3.9 3.8
20 (Heisenbug) 2013-12-17 2015-06-23 3.11 3.10
21[31] 2014-12-09 2015-12-01 3.17 3.14
22 2015-05-26 2016-07-19 4.0 3.16
23 2015-11-03 2016-12-20 4.2 3.18
24 2016-06-21 2017-08-08 4.5 3.20
25 2016-11-22 2017-12-12 4.8 3.22
26 2017-07-11 2018-05-29 4.11 3.24
27 2017-11-14[32] 2018-11-30 4.13 3.26
28 2018-05-01[33] 2019-05-28 4.16 3.28
29 2018-10-30[34] 2019-11-26 4.18 3.30
30 2019-05-07[35] 2020-05-26 5.0 3.32
31 2019-10-29[36] 2020-11-24 [37] 5.3 3.34
32 2020-04-28[38] 2021-05-18[39] 5.6 3.36
33 2020-10-27[40] N/A 5.8 3.38
34 2021-04-20[39] N/A N/A 40[41]
35 2021-10-19[42] N/A N/A N/A
Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Fedora_(sistem_operasi)
sumber:https://angga1598.wordpress.com/2017/09/11/kelebihan-dan-kelemahan-sistem-operasi-linux-fedora/
hehe makasih
BalasHapus