FTP Server di Linux
Pengertian FTP
FTP atau File Transfer Protocol merupakan protokol yang bertugas untuk menjembatani pertukaran informasi di dalam suatu komputer melalui suatu jaringan dengan koneksi TCP (Transmission Control Protocol).
Fungsi FTP
Selain memiliki dua fungsi utama yaitu “get” dan “put” dalam mengatur file, FTP juga memiliki beberapa fungsi lainnya, yaitu:
- Mengunggah halaman website ke internet melalui web server atau web hosting.
- Melakukan pengunduhan dan pengunggahan file.
- Mendistribusikan file revisi pada program yang biasanya dilakukan dalam proses pengembangan website. Kamu dapat mengelola transfer file dengan sesi FTP dengan mudah untuk mengunggah file tertentu, menambah file gambar, memindahkan template gambar, dan lain-lain.
- Mengirimkan data dalam ukuran yang besar. Dibandingkan menggunakan email yang hanya menyanggupi pengiriman data maksimal 25 MB, FTP dapat menjadi salah satu solusi jika kamu ingin mengirimkan data atau file dalam ukuran yang besar sekaligus dalam waktu yang cepat.
Cara Kerja FTP
Prinsipnya, FTP bekerja dengan mengandalkan autentikasi standar yang meminta pengguna komputer memasukkan username dan password untuk bisa mengakses data. Setiap kali kamu ingin mengunduh, mengunggah, ataupun melakukan aksi lain terhadap data dalam komputer, maka diperlukan akses dari FTP untuk mengabulkan perintah yang kamu lakukan.
Password dan username ini merupakan kunci aksesmu untuk mengakses data di dalamnya. Dengan password dan username yang diberikan oleh FTP, kamu bisa leluasa memindahkan, menyalin, membuat, dan menghapus data yang ada di dalam direktori penyimpanan komputer. Ini sebabnya, proses transfer data pada FTP sangat bergantung pada sistem keamanan enkripsi.
Namun, sebelum terjadi pertukaran data tersebut, FTP client terlebih dahulu harus melakukan permintaan koneksi terhadap FTP server. Jika FTP client terhubung ke FTP server, barulah di situ terjadi aktivitas yang kerap kamu lakukan seperti mengunduh data, mengunggah, dan sebagainya.
Secara singkat, cara kerja FTP terdiri dari 2 langkah, yaitu
- FTP client akan meminta koneksi pada server.
- Apabila terhubung, barulah proses pertukran data pada FTP dapat dilakukan.
Kelebihan FTP
Setelah membahas pengertian dan fungsi dari FTP, kali ini kita akan membahas mengenai apa saja kelebihan dari FTP, yaitu:
- Mempermudah mengunggah dan transfer data.
- Bisa mengunggah data dalam jumlah banyak tidak perlu satu persatu
- FTP mampu menjembatani pertukaran informasi dan file antar komputer.
- FTP mampu melakukan backup data dan file, termasuk restore pada sebuah website.
- FTP dapat digunakan sebagai indirect computer atau implicit remote computer.
Kekurangan FTP Server
- Salah satu kelemahannya adalah bergantung dengan sistem keamanan yang terenkripsi. Jika tidak memiliki sistem keamanan terenkripsi, FTP tidaklah aman dipakai untuk mentransfer data ataupun informasi.
- Desain FTP tidak terlalu kuat dan bisa mengancam administrator dikarenakan informasi yang sedikit mengenai faktor risikonya
- Sering terjadi kesalahan saat menyampaikan informasi dan membuat administrator mengalami kesulitan dalam memahami informasi yang telah diterima.
Sejarah server FTP
Spesifikasi asli untuk File Transfer Protocol ditulis oleh Abhay Bhushan dan diterbitkan sebagai RFC 114 pada tanggal 16 April 1971. Sampai tahun 1980, FTP berlari di NCP , pendahulu TCP / IP. Protokol ini kemudian diganti dengan TCP versi / IP, RFC 765 (Juni 1980) dan RFC 959 (Oktober 1985), spesifikasi saat ini. Beberapa standar yang diusulkan mengubah RFC 959 , misalnya RFC 1579 (Februari 1994) memungkinkan Firewall-Friendly FTP (mode pasif), RFC 2228 (Juni 1997) mengusulkan ekstensi keamanan, RFC 2428 (September 1998) menambahkan dukungan untuk IPv6 dan mendefinisikan tipe baru mode pasif.
Aplikasi FTP Client
Sekarang ada banyak aplikasi FTP client yang bisa ditemukan di internet. Salah satu FTP yang paling terkenal yaitu FileZilla. FTP ini sering dipakai jika ingin melakukan remote terhadap FTP. Selain lengkap, aplikasi bisa dipakai pada beragam sistem operasi, mulai dari Linux hingga Windows. Selain itu, berikut 3 contoh aplikasi FTP client.
- FileZilla
FileZilla FTP merupakan aplikasi FTP client yang populer dan sering dipakai dalam proses koneksi remote FTP serta memiliki fitur lengkap. FileZilla bisa mendukung beragam sistem operasi populer mulai dari Linux hingga Windows. Salah satu keunggulannya yaitu bisa melakukan transisi secara simultan.
Saat mengupload file dan koneksi tiba-tiba terputus masih bisa diulang kembali. Tapi FTP ini juga mempunyai kekurangan seperti memerlukan waktu yang panjang jika ingin mengunggah file, sehingga saat semakin besar dan banyak filenya akan semakin lama dalam proses upload
- WINSCP
Aplikasi ini memang tidak sepopuler FileZilla, tapi WinSCP cukup populer dikalangan pemakai Windows. Ada beragam protokol yang bisa diproses dengan memggunakan WinSCP mulai dari FTP, SFTP, SCP, serta WebDev.
Ada banyak kebihannya, salah satunya yaitu bisa mendukung keybord interaktif, SSH password, kunci public serta identifikasi Kerberos. Bahkan bisa terintegrasi langsung dengan Pageant karena mendukung identifikasi SSH dengan kunci publik. Kekurangannya adalah aplikasi ini cuma bisa dipakai pada Windows saja.
- GFTP
GFTP adalah salah satu aplikasi FTP client dan cuma bisa digunakan pada sistem operasi Linux saja. Aplikasi ini merupakan sebuah projek sumber terbuka, sehingga dapat dikembangkan serta digunakan oleh siapa pun. Aplikasi ini bahkan sudah mendukung beragam protokol seperti FSP, FTP, FTPS, SSH, HTTP, dan HTTPS. Kekutangannya adalah aplikasi FTP ini cuma dapat dipakai buat melakukan koneksi memakai jaringan lokal.
Tidak hanya tiga aplikasi yang sudah disebutkan saja, masih ada beragam aplikasi FTP yang dapat digunakan oleh user.
contoh aplikasi atau software yang menggunakan FTP server adalah WU-FTPD, VSFTPD, FTPD, dan PROFTPD.
Komentar
Posting Komentar